Jumat, 11 Mei 2018


SUNGAI Banjaragung di Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur dipenuhi sampah. Padahal, saat musim hujan tiba sering terjadi banjir dari luapan sungai dengan kedalamannya sekitar 3 meter tersebut.

Sungai Banjaragung tampak dipenuhi sampah limbah rumah tangga. Mulai dari limbah dapur, popok hingga batang pohon yang tumbang hanyut di aliran sungai.

Tak jarang pengendara motor yang melintas melempar sampah yang dibungkus tas plastik.

Salah satu tukang becak yang mangkal di sekitar lokasi, Warman membenarkan, jika di Sungai Banjaragung menjadi lokasi pembuangan sampai warga.

"Sering ada orang buang sampah. Kebanyakan ya orang luar daerah Banjaragung sendiri," ungkapnya, Jum'at (11/5).

Masih kata Warman, warga sekitar bantaran sungai tidak ada yang membuang sampah ke sungai karena tahu jika saat musim hujan sering terjadi banjir. Saat hujan deras, sampah di Sungai Banjaragung menumpuk di pintu air Dusun Jetis, Desa Banjaragung.

"Capek mas, setiap hujan warga selalu gantian bersihin sampah di dam (pintu air). Kadang sampek larut malam, gantian. Sedikit-sedikit sampah diangkat dari air biar sungainya gak mampet. Kalau di depan balai desa gak seberapa tinggi, karena tanggulnya tinggi," katanya.

Walaupun tanggul sungai Banjaragung terbilang cukup tinggi, saat alirannya mampet, Warman menjelaskan, jika air sungai bisa sampai meluber ke jalan raya depan Balai Desa Banjaragung, Kecamatan Puri. Saat meluber, biasanya air sungai yang menggenangi jalan raya mencapai 20 hingga 30 centimeter.

"Kalau yang di Dusun Jetis ya bisa sampai 50 sampai 80 centimeter, tanggulnya tidak terlalu tinggi. Dulu ya sempat, dipasang papn himbauan dilarang membuang sampah, ada juga orang yang ngawasi. Jadi kalau ada orang buang sampah langsung didenda, tapi sekarang sudah tidak ada," ujarnya.

Menurutnya, warga Desa Banjaragung berharap, pemerintah setempat mampu mengontrol kebersihan sungai agar tidak meresahkan warga di bantaran sungai. Apalagi saat musim hujan karena di lokasi tersebut sering terjadi banjir.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar