Kamis, 24 Mei 2018

SEKITAR 450 orang prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dari Yonif 320/BP (Badak Putih) diberangkatkan menuju daerah operasi ke Kalimantan Barat (Kalbar) pada Rabu (23/5/2018) sekitar pukul 23.00 Wib tadi malam dalam rangka mengamankan perbatasan darat Indonesia – Malaysia.

Ratusan prajurit yang melaksanakan satuan tugas pengaman perbatasan RI – Malaysia rencananya akan bertugas selama kurang lebih 9 bulan menjaga stabilitas keamanan dan kewibawaan pemerintah di wilayah perbatasan Kalbar.

Adapun tugas utama para prajurit yaitu menjamin keutuhan wilayah dengan memastikan tidak terjadinya pergeseran dan perpidahan patok batas negara, mencegah terjadinya aktifitas/kegiatan illegal di wilayah perbatasan Kalbar dan melaksanakan pembinaan terhadap masayarakat untuk meningkatkan rasa nasionalisme dan kebangsaan.

Komandan Batalion Yonif 320/BP, Letkol Inf Imam Wicaksana mengatakan, nantinya para prajurit yang telah selesai melaksanakan tugasnya akan kembali ke kesatuannya di Batalion 320/BP.

"Setelah selesai melaksanakan misi , kami akan kembali ke Home Base (Pandeglang)," kata Imam, Kamis (24/5).

Imam juga berpesan, kepada prajurit yang akan melaksanakan tugas menjaga perbatasan untuk terus mengingat pesan dalam Wangsit Siliwangi serta memiliki niat yang tulus dalam mempertahankan NKRI.

"Sebagai prajurit Siliwangi , saya tidak bosan untuk mengingatkan tentang pesan-pesan yang terdapat dalam Wangsit Siliwangi maupun pesan-pesan para pendahulu, hal ini penting karena dalam setiap tugas operasi dibutuhkan niat yang tulus dan murni untuk berjuang demi bangsa dan negara. Dengan niat yang baik tersebut , Insya Allah seluruh pasukan selalu dalam lindungan Allah SWT, diberi kemudahan dan kejayaan dalam mengemban tugas negara," pesannya.




Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar