Rabu, 09 Mei 2018


PELARIAN MSH (41) warga Kecamatan Manggeng, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), NAD setelah menghabisi nyawa KRL (40) warga Gampong Kepala Badar, Kecamatan Susoh kabupaten setempat 8 tahun lalu akhirnya berakhir di jeruji besi Polres Abdya.

Setelah terbukti melakukan pembunuhan terhadap KRL pada 15 Juli 2010 lalu di Terminal Mini Kecamatan Manggeng dengan memukul korban di bagian kepala mengunakan pipa besi hingga tak bernyawa. Setelah melakukan aksi itu, MSH (pelaku) langsung melarikan diri dan masuk dalam DPO Polres Abdya setelah kejadian tersebut.

Setelah selama 8 tahun meninggalkan daerah kelahiran (lari setelah membunuh), akhirnya MSH kembali pulang dan berhasil diringkus oleh pihak Polres Abdya di kejadiamannya, pada Senin 7 Mei 2018, sekira pukul 09.00 Wib.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka (MSH) yang sebelumnya masuk dalam daftar DPO Polres Abdya sejak 8 tahun lalu berawal dari laporan dari warga yang kembali melihat keberadaan tersangka setelah 8 tahun menghilang.

"Penangkapan terhadap tersangka berawal dari laporan masyarakat yang melihat keberadaan pelaku di kediamannya," kata Kapolres, Selasa 8 Mei 2018 di Mapolres.

"Menanggapi laporan itu, petugas langsung kita turunkan untuk melakukan penangkapan. Penangkapan terhadap pelaku dilakukan tanpa perlawanan," timpal Kapolres.

Kapolres menjelaskan, aksi pembunuhan yang dilakukan oleh MSH terhadap korban untuk sementara bermotifkan cek-cok, dimana korban dan adik pelaku sama-sama bekerja sebagai sopir tujuan Medan Sumatra Utara (Sumut). Kata Kapolres, Adik pelaku punya sedikit cek-cok dengan pelaku. Merasa tidak terima, adik pelaku melaporkan prihal cek-coknya itu kepada pelaku.

Setelah menerima pengaduan dari adiknya itu, lanjutnya, pelaku langsung mendatangi korban yang saat itu sedang melakukan bongkar barang dari truk di terminal Mini Kecamatan Manggeng. Setelah sampai di tempat korban, pelaku langsung memukul korban dengan pipa besi di bagian kepala.

"Begitu tiba, pelaku langsung menghantam korban dibagian kepala dengan pipa besi hingga meninggal dunia. Kita juga mengamankan pipa besi yang digunakan pelaku. Dan kasus ini, masih kita dalami," ujar Kapolres.

Disebutkan, penangkapan terhadap pelaku, berdasarkan laporan polisi (LP) Nomor LP/08/VII/2010/SPKT/NAD/Res ABDYA/Polsek Manggeng, tertanggal 15 Juli 2010 dan sesuai Daftar Pencarian Orang (DPO) Nomor: DPO/02/VII/2010, tanggal 16 Juli 2010.

"Tersangka akan dikenakan pasal 340 jo pasal 351 ayat (3) Jo pasal 354 ayat (2) Kitap Undang-undang Hukum Pidana (KUHP)," sebut Kapolres.



Info dan foto: www.mediaaceh.co.
Editor: Adit.
 

0 komentar:

Posting Komentar