Kamis, 03 Mei 2018

SEBANYAK 14 siswa SDN 06 Mulyoharjo, Jepara, Jawa Tengah tidak dapat mengikuti Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang di selenggarakan Kamis (3/5) pagi ini. 14 siswa tersebut hingga kini masih dirawat di rumah sakit akibat keracunan makanan yang dibagikan pada saat acara istigasah sebelum ujian pada Senin (30/4) lalu.

Dari pantaun di lapangan, ujian yang dibagi menjadi tiga ruangan tersebut terlihat lengang. Banyak bangku-bangku terlihat kosong. Hanya beberapa siswa yang sedang konsentrasi mengerjakan soal ujian.

Kepala Sekolah SD N 06 Mulyoharjo, Bambang Setyabudi mengatakan 14 siswa tidak dapat mengikuti USBN hari ini. Pasalnya mereka masih terbaring lemas di rumah sakit akibat keracunan makanan sehingga tidak dapat mengikuti ujian.

"Yang tidak bisa mengikuti ujian ada 14 siswa. 11 masih dirawat di rumah sakit dan 3 masih terbaring lemah di rumah. Total siswa ada 46 anak, yang bisa mengikuti ujian hanya 32 anak. Dan yang 11 anak masih dirawat dirumah sakit, sedangkan yang 3 masih dirawat dirumah," ungkap Bambang.

Menurutnya untuk siswa yang tidak dapat mengikuti ujian saat ini, akan mengikuti ujian susulan pada Senin (7/5) hingga Rabu (9/5) mendatang. "Sesuai petunjuk dari Dinas Pendidikan, anak-anak yang tidak dapat ikut ujian akan mengikuti ujian susulan. Oleh karena itu tidak perlu khawatir karena akan ada ujian susulan," jelasnya.

Dia menambahkan untuk soal-soal ujian susulan telah disiapkan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Dikpora). "Untuk soal-soal ujian susulan sudah disiapkan oleh Dinas Pendidikan. Jadi semua sudah disiapkan," terangnya.

Selain 14 siswa yang tidak dapat mengikuti ujian dan masih dirawat di rumah sakit, dua guru di SD N 06 Mulyoharjo hingga saat ini juga masih dirawat dirumah sakit akibat keracunan makanan tersebut.

"Dua guru yaitu guru kelas 6, Eko Sri Hastuti dan guru kelas 2, Sugiman sampai saat ini masih dirawat di rumah sakit juga. Jadi tidak bisa hadir mengawasi ujian," katanya.

Dia berharap agar semua siswa dan juga guru yang hingga saat ini masih sakit dan dirawat dirumah sakit agar segera sembuh dan dapat mengikuti ujian susulan. "Saya berharap semuanya akan segera diberikan kesembuhan dan kesehatan sehingga bisa beraktifitas kembali dan anak-abak bisa segera belajar untuk menyiapkan ujian susulan," tuturnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar