Selasa, 15 Mei 2018


MENJELANG puasa Ramadan, anak jalanan (Anjal) Gembel dan Pengemis (Gepeng) di Kota Cilegon, Banten makin marak. Bahkan terdapat di berbagai titik di Kota Industri.

Dari pantauan, Selasa (15/5), anjal dan gepeng biasa nongkrong di lampu merah mulai dari PCI hingga Damkar Kawasan Industri PT Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC).

Bahkan mereka sering memintai uang dengan modus mengamen di kendaraan angkutan kota (Angkot).

Sedangkan para Gepeng biasa nongkrong di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

Aktivitas para Anjal dan Gepeng ini dikeluhkan masyarakat. Sebab, sering mengganggu dengan memintai uang di sembarang tempat seperti di angkot.

Selain itu juga dengan maraknya Anjal dan Gepeng membuat kumuh pusat Kota Cilegon. Sebab tidak jarang mereka mangkal di tempat keramaian seperti mall dan minimarket.

"Kalau ngamen di angkot risih liatnya. Mereka juga kadang maksa minta kalau gak dikasih sama penumpang," ujar Siti salah seorang penumpang Angkot Trayek Cilegon-Anyer.
Dia menyatakan Anjal yang biasa maksa masuk ke dalam angkot dan ngamen biasa berada di sekitar Supermall Cilegon.

"Dia biasanya ngamen tepok tangan gitu. Kalau gak dikasih marah-marah gitu. Risih dan gak nyaman naik angkot di Cilegon, harusnya pemerintah menertibkan," ucapnya.

Kepala Dinas Satpol-PP Kota Cilegon, Juhadi M Syukur mengatakan siap menertibkan para Anjal dan Gepeng. Namun demikian pihaknya menunggu koordinasi dari Dinas Sosial (Dinsos). Sebab, kewenangan penertiban Anjal dan Gepeng berada di Dinsos.

Sayangnya, Dinsos Kota Cilegon, Abadiah belum bisa dikonfirmasi. Ketika dihubungi tidak aktif. 



Info dan foto: www.bantennews.co,id.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar