Selasa, 08 Mei 2018

SEJUMLAH warga yang berada di Dusun Bawi Kulon, Desa Hargoretno, Kecamatan Kerek, Kabupaten Tuban dihebohkan dengan adanya seorang warga desa setempat yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di rumahnya, Senin (7/5) malam.

Korban bernama Wardi (73), petani yang merupakan warga setempat. Pria tua itu ditemukan gantung diri dengan menggunakan pakaian Ihram dan menggantung dengan tali pakaian Ihram yang pernah digunakan untuk umroh.

Informasi yang dihimpun, gantung diri yang dilakukan oleh Wardi itu diketahui setelah salat Magrib. Sebelum gantung diri, pria tua itu menyuruh istri dan semua anak-anaknya untuk berangkat ke Mushola guna salat berjamaah.

"Mendapatkan perintah itu, istri dan anak-anak yang bersangkutan nlangsung berangkat. Menurut keluarga, bahwa yang bersangkutan ini memiliki perilaku nyeleneh setelah melakukan Umroh. Diindikasi dia mengalami gangguan jiwa," terang AKP Mujito, Kapolsek Kerek.

Ketika semua berangkat ke mushola untuk salat berjamaah, Wardi langsung masuk ke dalam rumah dengan menggunakan pakaian Ihrom. Saat itu korban menutup semua pintu rumahnya dan menguncinya dari dalam.

"Keluarga yang curiga berusaha mengetuk pintu rumah, namun tidak kunjung dibuka oleh yang berangkutan. Selanjutnya, keluarga membuka paksa pintu rumah yang dikunci dari dalam," tambahnya.

Ketika pintu berhasil dibuka, anak-anak korban langsung mencari keberadaan orang tuanya. Saat dicari, ternyata Wardi sudah ditemukan dalam keadaan menggantung di pagar tangga menuju lantai dua rumahnya.

"Saat dicek oleh keluarga dan warga lainnya korban sudah dalam keadaan meninggal. Berdasarkan keterangan, akhir-akhir ini yang bersangkutan sering ngelantur dan terus berbicara tentang kematian," terangnya.

Petugas dari Polsek Kerek yang mendapatkan laporan langsung mendatangi TKP untuk melakukan identifikasi. Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan maupun penganiayaan pada tubuh korban.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang bersangkutan memang meninggal akibat gantung diri. Selanjutnya jenazah langsung kita serahkan kepada keluarganya untuk dimakamkan," pungkasnya.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar