Sabtu, 19 Mei 2018

LAHAN Tempat Pembuangan Akhir (TPA)  Tanjungrejo, Kecamatan Jekulo, Kudus, Jawa Tengah  terus berkurang. Bahkan saat ini, luas lahan keseluruhan 5,6 hektare, kini tinggal 0,6 hektare.

Hal itu disampaikan, oleh Plt Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (PKPLH) Kudus Abdul Halil. Menurut dia lahan di TPA Tanjungrejo saat ini sudah mencapai taraf overload.

"Untuk mengatasi hal tersebut pemkab Kudus mengambil langkah untuk memaksimalkan pemilahan sampah," jelas dia.

Lanjut Halil, perlu adanya pengurangan sampah yang terbuang ke TPA Tanjungrejo. Dalam hal ini, usaha yang dilakukan pemkab yakni penanganan sampah pada sumbernya.

"Kami optimalkan pemilahan sampah pada Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, dan Recycle (TPS 3R) dan rumah tangga. Serta pemanfaatkan pemulung untuk memilah sampah sebelum dibuang," jelasnya.

Ia menyebutkan ada beberapa tahapan pengelolaan sampag sebelum masuk ke TPA. Sampah harus melalui filter 3 tahap. Mulai dari pemilahan dari rumah tangga, kemudian dipilah kembali di bank sampah TPS 3R. Pada zona aktif juga harus dipilah dulu di tempat pemilah yang ada di TPA.

"Hal itu kami lakukan supaya umur TPA lebih panjang. Dengan langkah tersebut, kami menaksir bisa memperpanjang usia TPA hingga tiga tahun kedepan," kata dia.

Sementara itu, di TPA pihaknya juga memanfaatkan pemulung untuk memilah sampah. "Saat ini tercatat ada sekitar 150 pemulung yang ada di TPA Tanjung rejo,"pungkasnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar