Senin, 21 Mei 2018

NGABUBURIT di Kampoeng Ramadhan Kajen, merupakan suatu hal yang luar biasa. Sebab, di sana akan disajikan berbagai aneka makanan untuk berbuka puasa. Ditambah lagi dengan aneka minuman, sehingga para pengunjung bebas memilih.

Kampoeng Ramadhan Kajen ini terletak di sebelah barat makam KH. Ahmad Mutamakin Kajen, berdekatan dengan kolam. Pada saat sore hari, kampoeng ini banyak sekali dikunjungi oleh warga sekitar, terutama para santri yang mondok di kawasan makam tersebut. Bahkan, tidak sedikit pula warga luar desa yang datang ke Kampoeng Ramadhan tersebut.

"Kampong Ramadhan di Desa Kajen, Pati, Jawa Tengah ini memang merupakan acara tahunan yang digagas oleh karangtaruna. Berbeda dengan tahun lalu, kali ini kami mengusung tema etnik tradisional dengan menampilkan berbagai kreasi khas tradisional," ujar Aim, koordinator Kampoeng Ramadhan Kajen, Sabtu (19/5).

Lebih dari itu, Kampoeng Ramadhan kali ini juga dilengkapi dengan panggung pentas hiburan untuk memantaskan berbagai kreasi tradisional. Bagi pengunjung yang ingin unjuk kreasi, juga diperkenankan untuk menggunakan panggung tersebut.

Panitia juga menyediakan lima spot foto yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk swafoto bersama pasangan maupun keluarga. Apalagi, sampai saat ini sudah ada 80  penjual yang berdagang di Kampoeng Ramadhan itu.

"Mereka menyediakn berbagai menu makanan dan minuman untuk berbuka puasa. Biasanya para santri lebih suka datang ke Kampong Ramadhan ini, karena mereka juga bisa sambil swafoto ditempat yang sudah kami sediakan," imbuhnya.

Lebih lanjut, pada saat pertama kali dibuka, panitia mengaku sangat kewalahan lantaran banyaknya pengunjung yang datang ke lokasi. Tetapi, perlahan panitia maupun pengunjung bisa menyesuaikan diri.

"Warga sangat antusias dengan adanya kampong ramadhan ini. bahkan para pedagang, belum sampai adzan maghrib, dagangannya sudah ludes dibeli para pengunjung. Nantinya, pada pertengahan bulan ramadhan, kami juga akan menyediakan pasar sembako murah untuk para warga sekitar," tandasnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar