Jumat, 06 April 2018

SUDAH lima tahun Nasihin (41), warga Kampung Toyek, RT005/RW001, Desa Ragas Masigit, Kecamatan Carenang, Kahupaten Serang, Banten, menderita lumpuh. Tubuhnya yang ringkih kini hanya bisa tergolek lemah di kamarnya. Keluarga tak memiliki banyak banyak uang untuk mengobati Nasihin.

Awalnya Nasihin hanya mengalami penyakit rematik biasa. Namun lama kelamaan tubuh anak pertama dari sembilan bersaudara ini tak lagi bisa bergerak.

Kasan, ayah Nasihin menyatakan bahwa dirinya hanya bisa pasrah melihat kondisi anaknya. Ia tak punya uang untuk membawa anaknya berobat. Sebagai buruh tani yang penghasilnnya tak menentu kesulitan untuk mengobati Nasihin. Jangankan untuk berobat anaknya, untuk makan sehari-hari masih sering kesulitan.

"Saya cuma buruh tani sehari paling dapat Rp50 ribu, itu pun kalau ada yang nyuruh," ujarnya, Jumat (6/4).

Petugas medis dari Puskesmas Carenang sudah datang untuk mengobati Nasihin. Selain itu, sempat juga dia terbujuk oleh penjual obat keliling yang menawarkan minyak urut seharga Rp 500.000. Akan tetapi, terapi yang dilakukan tak juga membuahkan hasil.

"Sebulan dikasih minyak, tapi enggak ada reaksi," ucapnya.



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar