Senin, 16 April 2018

RATUSAN pedagang Pasar Kemiri Muka 'geruduk' kantor Pengadilan Negeri (PN) Depok menolak adamya rencana eksekusi pihak PN Depok terhadap tempat jualannya selama ini.

Aksi demo ratusan pedagang tidak hanya dilakukan dengan orasi saja tapi puluhan spanduk dan sayuran juga dibawa pedagang.

"Kami minta PN Depok tidak berpihak ke pengembang karena tempat usaha kami di pasar tersebut sudah puluhan tahun, " ujar Narto, pedagang buah Pasar Kemiri Muka saat demo di PN Depok, kawasan Grand Depok City (GDC), Depok, Senin (16/4).

Yang jelas kami menolak adanya eksekusi tempatnya berjualan selama puluhan tahun. Apapun namanya, tambah dia, baik renovasi atau diperbaiki tentunya bakal memindahkan atau mengusur tempat jualan pedagang.

Koordinator aksi demo, Karno, menegaskan pedagang menolak adanya rencana eksekusi lahan yang ada di Pasar Kemiri Muka dan minta PN Depok membatalkan kegiatan tersebut yang direncanakan tanggal 19 April 2018 mendatang.

"Kami menolak eksekusi dan itu harga. mati bagi pedagang, " tuturnya yang minta pihak terkait untuk memeriksa sejumlah oknum ASN Kota Depok yang terlibat dalam merubah SPPT lahan di pasar Kemiri Muka.
 
Pedagang tidak hanya mendesak pihak PN Depok membatalkan rencana eksekusi lahan yang ditempati berjualan, tambah dia, tapi juga minta Presiden RI Joko Widodo menuntaskan masalah nasib ribuan pedagang yang ada.

"Kami juga minta Pemkot tidak hanya pasrah terhadap kasus ini, " tuturnya.

Sebelumnya, Humas PN Depok Teguh Afriano, mengatakan masalah eksekusi tetap harus dilakukan karena sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.

"Jika tidak dilakukan ya tidak mungkin ini masalah hukum soalnya, " tuturnya yang menambahkan negara kita negara hukum jadi tidak bisa begitu saja dibatalkan.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar