Kamis, 05 April 2018

SEORANG Napi Lapas Narkotika Kelas IIA Pamekasan, Madura, Jawa Timur ditemukan sudah tidak bernyawa, korban atas nama Oktaria Yuda Pratama umur 27 tahun asal Gresik dan merupakan pindahan dari lapas Medaeng, Surabaya, ditemukan tewas gantung diri dengan menggunakan sarung di kamar tahanan lembaga pemasyarakatan, Rabu (4/4) dini hari sekitar pukul 04:30 WIB.

"Kami mengetahui korban sudah tidak bernyawa lagi," kata Kepala Lapas Narkotika Klas IIA Pamekasan, HM Lateif Safiudin, dalam keterangan persnya hari ini, Kamis (5/4).
 
Menurut Latief Oktaria tinggal di kamar tersebut sendirian tanpa penghuni lain. Setiap hari ia selalu mengeluh kepada teman-temannya bahwa banyak persoalan dengan keluarganya dan sudah lama tidak dibesuk oleh pihak keluarga.

"Teman-teman tetangga kamarnya menjelaskan seperti itu. Mungkin karena depresi itu lalu gantung diri," sambungnya.

Kalapas menjelaskan, sistem pengamanan di Lapas Narkotika Pamekasan sebenarnya sudah prosedural dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni dilakukan penjagaan secara bergantian selama 24 jam.
 
"Jenazah korban kami serahkan kepada keluarganya dengan biaya dari pihak Lapas Pamekasan dan kalapas memberikan transport dari sakunya sendiri sebagai kiat sosial kemanusiaan," imbuhnya.

Penyerahan mayat napi Oktaria tersebut disaksikan oleh jajaran Polres Pamekasan dan pihak terkait keluarga tidak mempersoalkan tewasnya napi dalam kasus narkoba tersebut dan dikembalikan kepada takdir ilahi.



Editor: Ibnu. 

0 komentar:

Posting Komentar