Selasa, 10 April 2018

BANGUNAN mewah yang bakal difungsikan sebagai hotel di Jalan Pangeran Antasari,  Kebayoran Baru, Jakarta Selatan digempur petugas. Tindakan tegas ini dilakukan karena bangunan lima lantai dan yang memiliki puluhan kamar tersebut melanggar izin mendirikan bangunan (IMB).

Kepala Seksi Cipta Karta Tata Ruang dan Pertanahan (Citata), Kecamatan Kebayoran Baru, Isbandiantoro mengakui pihaknya merekomendasikan bangunan mewah lima lantai untuk di bongkar. Menurutnya, ini dilakukan karena pemiliknya dalam membangun melanggar IMB.

"Pelanggarannya jarak bebas belakang tidak sesuai IMB. Kita sudah layangkan SP, segel hingga Surat Perintah Bongkar (SPB), namun tetap saja tidak diindahkan. Atas kondisi inilah kami mengambil tindakan tegas untuk membongkarnya," kata Isbandiatoro, saat ditemui di lokasi, Selasa (10/4).

Menurutnya, bangunan tersebut diduga bakal hotel itu direkomendasikan Sudin Citata untuk dibongkar paksa. Rekomendasi pembongkaran ini memang sudah sejak Januari lalu sudah dilakukan, namun baru hari ini pelaksanaannya dilaksanakan.

Sementara itu Kepala Seksi Trantibum Satpol PP Jakarta Selatan Luasman Manihuruk menambahkan, bangunan bagian belakang yang dibongkar pihaknya merupakan rekomendasi Sudin Citata. Bagian belakang bangunan melanggar jarak bebas 3×15 meter mulai dari lantai 1 sampai lantai 5.

"Jadi dari lantai 1 hingga lantai 5 kita bongkar. Termasuk lantai atau dak kita potong sesuai dengan pelanggarannya. Tindakan tegas ini merupakan upaya pemerintah agar kedepan tidak ada lagi pelaku pelanggaran IMB lagi," kata Lusaman Manihuruk.

Diakui oleh Kasi Trintibum, pembongkaran bangunan ini sudah yang kelima kalinya dilakukan Satpol PP. Hingga kini, kata dia, ada 23 bangunan yang melanggar IMB yang direkomendasikan Sudin Citata untuk dibongkar.

"Dari jumlah itu ada 2 bangunan yang menyesuaikan izin dan 2 bangunan yang dibongkar sendiri oleh pemiliknya," terangnya.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar