Senin, 02 April 2018

SEORANG warga Karangbener, Kecamatan Bae, bernama Manisih (40) tewas setelah menenggak jamu tradisional khusus pengantin (manten), Minggu (1/4) malam. Sang mempelai putri, Umi Saadah (22) juga harus dilarikan ke rumah sakit usai meminum jamu tersebut.

Sumarni (35) kakak kandung Umi Saadah mengatakan, kejadian nahas tersebut terjadi Minggu malam (1/4/2018) malam, di Desa Lau, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah sekitar pukul 20.00 WIB sebelum pernikahan. Pada saat itu, ia mengaku sedang menyalami tamu yang hadir, lalu tiba-tiba ia mendengar kehebohan dari dalam rumah.

"Saya pas itu tidak tahu persis kejadiannya, namun saat itu adik saya memang sehabis minum jamu manten yang dibeli dari pasar. Saat itu adik saya bilang rasanya aneh, lalu menghentikan minum. Lalu sisanya diminum oleh Bibi Manisih. Wis nek gak gelem tak ombe aku wae (kalau tak mau minum jamu berikan saya saja, begitu kata bu Manisih," ucapnya, Senin (2/3).

Dikisahkan Sumarni, tak berapa lama setelah menenggak minuman itu adiknya merasa pusing dan pandangannya terasa berat. Kemudian, ia merasakan mual dan muntah-muntah.
 
Keadaan serupa dialami oleh Manisih. Setelah menenggak habis minuman tersebut, dari mulutnya mengeluarkan busa.

Melihat kejadian itu, keluarga langsung membawa kedua korban menuju rumah sakit. Namun nahas, nyawa Manisih tak dapat tertolong, ia meninggal setelah sempat mendapatkan perawatan.

Sementara itu, Umi kini tengah mendapatkan perawatan intensif dari pihak rumah sakit. Dikatakan Sumarni, jamu tersebut didapatkan dari pedagang jamu yang ada di Pasar Dawe.

"Jamu itu yang biasanya buat manten itu, belinya dari pasar. Yang buat siapa dan yang membeli tidak tahu," ungkapnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar