Rabu, 11 April 2018

SATUAN Narkoba Polres Jepara menggerebek sebuah rumah yang dijadikan tempat penyimpanan, sekaligus transaksi minuman keras, Selasa (10/4). Rumah yang beralamat di Desa Lebuawu, RT 21 RW 04 Kecamatan Pecangaan itu, diketahui milik Darwati (55) yang diketahui telah berstatus janda.

Total minuman keras yang disita dari tempat itu berjumlah 197 buah botol, berbagai merek. Untuk mengelabui petugas, pemilik rumah menyembunyikannya di sudut-sudut ruangan rumah.

Dari penggeledahan, petugas juga menemukan minuman keras jenis ciu, yang kerap dioplos dengan jenis lainnya.

"Penggerebekan ini dilakukan karena banyak laporan yang masuk kepada kami terkait peredaran miras disekitar rumah pelaku. Upaya ini sekaligus menghindari melayangnya nyawa orang karena menenggak miras oplosan seperti kasus di Bandung, Jawa Barat," ujar Kasat Narkoba Polres Jepara AKP Hendro Asriyanto.

Sementara itu Darwati beralasan terpaksa memperjualbelikan minuman keras. Ia mengaku membutuhkan uang untuk membiayai anak-anaknya kuliah, setelah suaminya meninggal dunia.

"Sudah tujuh bulan saya memperjualbelikan miras. Ini terpaksa karena sejak suami saya meninggal saya harus membiayai anak-anak saya kuliah," kilah Darwati.

Dari temuan tersebut, polisi lantas menyita ratusan botol miras ke Mapolres Jepara. Sedangkan pelaku terancam kurungan tiga bulan dan denda maksimal lima juta rupiah, karena melanggar tindak pidana ringan (tipiring), sesuai Perda Kabupaten Jepara nomor 2/2013.
 



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar