Senin, 09 April 2018

JELANG pelaksanaan ujian sekolah (US), pintu gerbang SMPN 1 Mancak, Kabupaten Serang, Banten disegel pihak yang mengaku sebagai ahli waris lahan sekolah, Senin (9/4).

Akibat penyegelan ini, siswa dan tenaga pendidik yang hendak melaksanakan ujian sempat tertahan di luar sekolah. Setelah dilakukan negosiasi, para siswa akhirnya bisa masuk ke kelas dan melaksanakan ujian.

Informasi yang diperoleh BantenNews.co.id, sekolah tersebut disegel oleh ahli waris yang mengklaim bahwa sebagian tanah sekolah tersebut milik mereka dan belum diganti rugi.

Ahli waris mempertanyakan proses pembayaran ganti rugi karena sebelumnya pemerintah daerah sempat menjanjikan bahwa akan segera dibayar.

Kepala SMPN Mancak Julhani mengatakan bahwa pihak dari keluarga ahli waris yang langsung datang untuk menyegel sekolah.

"Iya betul (ada penyegelan). Yang datang ke sini dari pihak keluarga ahli waris saja," kata Julhani saat dikonfirmasi melalui telepon, Senin (9/4).

Julhani menjelaskan, para siswa dan pihak sekolah pun sempat kaget dengan peristiwa tersebut, lantaran siswa tengah melaksanakan ujian. Kendati demikian ia menegaskan bahwa penyegelan tak menghambat pelaksanaan ujian.

"Ujian sekolah tetap terlaksana setelah kita mediasi tadi (dengan ahli waris)  engga tahu kalau besok," ujarnya.
 



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar