Selasa, 10 April 2018


TARKIM (41), seorang petani warga Dusun Gempol, Desa Genaharjo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Jawa Timur menemukan sebuah benda mencurigakan yang tergeletak di sekitar kandang sapi miliknya yang berada di desa setempat.

Benda yang kemudian diketahui sebagai Granat Mortir tersebut yang sudah berkarat itu ditemukan setelah terinjak oleh Tarkum.

Selanjutnya, granat mortir yang sudah dalam kondisi berkarat itu saat ini sudah diamankan petugas lantaran dinilai berbahaya jika sampai meledak.

Penemuan granat mortir yang diduga peninggalan zaman penjajahan itu berawal saat Tarkum menuju kandang sapi yang tak jauh dari rumahnya.

Petani tersebut akan memberikan makan ternaknya dan belum masuk ke kandang ia merasakan menginjak benda yang tergeletak di depan kandangnya. "Awalnya dia menginjak benda itu. Setelah diangkat ternyata benda itu sebuah mortir," terang AKP Desis Susilo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban, Selasa (10/4).

Mengetahui bahwa benda tersebut merupakan barang itu adalah peluru perang, Tarkum kemudian melaporkan kejadian itu kepada perangkat desa dan dilanjutkan kepala pihak kepolisian dan juga anggota TNI.

Petugas yang datang langsung melihat kondisi dari mortir yang memiliki panjang sekitar 22 sentimeter itu. "Kondisinya sudah berkarat dan pengamannya sudah tidak ada. Diduga memang peninggalan zaman penjajah dulu," ungkapnya.

Lantaran dinilai masih berbahaya dan rawan terjadinya ledakan saat terjadi gesekan, granat mortir itu sudah diamankan oleh petugas kepolisian dari lokasi pemukiman warga itu. Kini petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut atas ditemukannya granat mortir tersebut.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar