Senin, 02 April 2018

SEBANYAK 477 siswa-siswi SMK PGRI 1 Kota Serang antusias melaksanakan UNBK, Senin (2/4). Sebelum mulai, ratusan siswa tampak khusuk berdoa bersama sebelum memulai UNBK. Namun pihak sekolah mengkhawatirkan server pusat terputus saat mulai UNBK.

Wakil Kepala SMK PGRI 1 Kota Serang, Anang mengaku optimis bisa menggelar UNBK di SMK PGRI 1 Kota Serang. Sebab sebelumnya pihak sekolah sudah menggelar 3 simulasi dan pelatihan terkait teknis pelaksaan UNBK.

"Mudah-mudahan UNBK ini berjalan lancar, cuma yang kita khawatirkan ialah persoalan jaringan server pusat (Token) yang telat ketika sekolah sudah siap memulai UNBK. Jadi para siswa terpaksa menunggu server pusat terkoneksi dulu dengan yang ada di sekolah, " ujarnya.

Anang menjelaskan untuk menghindari kejadian lambatnya server, sejauh ini pihaknya selalu berkoordiasi dengan petugas Dindik Provinsi Banten dalam pelaksanaan UNBK supaya dapat berjalan lancar.

"Kami sudah siap siaga dengan perwakilan dari Provinsi Banten. Karena kalau terjadi perlambatan server pusat akan berdampak pada jadwal UNBK yang sudah tertib," terangnya.

Ia menambahkan SMK PGRI 1 Kota Serang menyiapkan 5 ruangan. Pelaksaan UNBK berlangsung selama empat hari dari 2-5 April 2018. "Hari ini kami mulai pukul 7.30 WIB dengan mata pelajaran hari pertama Bahasa Indonesia, hari ke -dua matematika, hari ke-tiga Bahasa Inggris dan ke-empat tekhnik kejuruan. Untuk itu kami berharap tidak terjadi lagi perlambatan server pusat (token). Sebab akan menggangu jadwal UNBK di sekolah," ujarnya. 



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar