Senin, 09 April 2018

SETELAH seharian tidak mendapatkan air bersih karena mesin alat penyulingan air bersih di Kali Ciliwung untuk PDAM Tirta Asasta Kota Depok terendam lumpur secara bertahap suplai air bersih melalui jaringan pipa ke empat kecamatan mulai dilakukan setelah endapan lumpur dibesihkan petugas.

"Kami berusaha maksimal mungkin untuk memperbaiki atau menormalkan kembali aliran air berish ke pelanggan yang mencapai lebih drai 54 ribu pelanggan di empat kecamatan yaitu Kec. Tapos, Sukmajaya, Cilodong dan Cimanggis," kata Direktur PDAM Tirta Asasta Kota Depok, Sulaeman, Senin (9/4).

Sejak Pk. 02:00 Senin dini hari sudah mulai disuplai ke sejumlah jaringan pelanggan air besih di PDAM, ujarnya yang menambahkan sekitar 97 persen jaringan air besih ke masyarkat atau pelanggan kembali normal dan hanya tiga persen saja yang mengalir tapi airnya masih kecil. "Kami terus berupaya untuk memperlancar distribusi air di jaringan pipa tersebut diharapkan siang ini semua kembali normal," tuturnya.

Sebelumnya, sekitar 54 ribu pelanggan air bersih dari PDAM Tirta Asata Depok sejak Sabtu pagi (8/4) hingga malam tidak mendapatkan suplai air bersih akibat mesin IPA milik PDAM terrendam lumpur setelah air Kali Ciliwung meluap karena kiriman dari Bogor.

Sedangkan, Sutomo, warga Jl. Raya Kresna, Depok II Tengah, mengakui bahwa sejak Pk. 04:30 air bersih dari PDAM sudah kembali mengalir dan dapat beraktivitas kembali untuk mandi dan keperluan sehari-hari. "Kami berharap pihak PDAM Depok hendaknya ke depan harus lebih mengantisipasi kerusakan mesin IPA dari lumpur bawaan dari Kali Ciliwung atau membuat bak penampung baru," tuturnya.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar