Senin, 09 April 2018

NAAS nasib Firman Maulana (18), warga asal Dusun Tomang Mateh, Desa Blumbungan Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur, Minggu (8/4).

Pasalnya, siswa yang masih duduk di bangku Kelas XII IPS 2 MAN 1 Pamekasan ini, ditemukan tewas tenggelam di Sungai Durbugan, Desa Toronan, sekitar pukul 09.00 Wib.

Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pamekasan, Budi Cahyono menerangkan jika saat ditemukan korban memang sudah dalam kondisi sudah tidak bernyawa, di Sungai Air Terjun Durbugan, Desa Toronan.

"Saat ditemukan, kondisi korban memang sudah dalam kondisi tak bernyawa," kata Budi Cahyono, Koordinator Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pamekasan.

Menurutnya, kedatangan Firman Maulana, ke sungai air terjun Durbugan dalam rangka untuk belajar berenang di sungai tersebut.

Namun, saat korban yang berangkat ke sungai air terjun Durbugan bersama empat teman lainnya dengan mengendarai sepeda motor, malah tenggelam dan tewas.

"Peristiwa tenggelamnya Firman Maulana itu, sekitar pukul 07.00 Wib," paparnya.

Korban yang saat itu tengah mandi di sungai air terjun Durbugan, naik ke atas tebing dan meloncat dari atas tebing sebelah timur. Tapi korban, langsung tidak muncul lagi ke permukaan sungai.

Sehingga oleh teman-temannya menyusul untuk memberikan pertolongan. Namun karena tidak kuat dan akhirnya korban (Firman) terlepas.

Selanjutnya, pencarian korban dilakukan oleh ratusan warga setempat, bersama TNI, Polri, Tagana, Brimob, Banser dan Tim Sar Gabungan.

Sekitar pukul 12.15 Wib, korban berhasil ditemukan dan langsung dilarikan ke Puskesmas terdekat untuk dilakukan otopsi luar, selanjutnya korban langsung dibawa ke rumah duka, pungkas Budi Cahyono.  
 



Info dan foto: www.memoonline.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar