Senin, 23 April 2018


SEBUAH terobosan baru dilakukan Pemkab Blora, Jawa Tengah. Yakni, menjadikan kawasan blok T atau eks terminal lama menjadi pasar bebas atau bursa mobil bekas.

Penggunaan eks terminal lama untuk bursa mobil bekas secara resmi dibuka Bupati Blora Djoko Nugroho, Minggu (22/4). Ikut mendampingi bupati, Sekda Bondan Sukarno, Asisten II Slamet Pamudji dan Kepala Bappeda Sutikno Slamet.

Pembukaan bursa jual beli mobil second untuk pertama kali itu dilakukan dengan pemotongan tumpeng dan doa bersama. Kemudian, dilanjutkan pembukaan pendaftaran mobil yang akan dijual dan peninjauan keliling tenda yang berisi mobil second.

Setidaknya ada 80 mobil yang mayoritas berplat nomor K dengan harga kisaran mulai Rp 30 jutaan hingga diatas Rp 200 juta. Kendaraan yang ada dalam bursa terdiri dari berbagai merk mulai produksi tahun 1990 an hingga tahun 2017.

Djoko Nugroho menyatakan, sengaja ia minta agar bursa mobil bekas dilaksanakan di Blok T. Tujuannya agar geliat ekonomi di kawasan itu semakin hidup. Terlebih jika kegiatan jual beli mobil bekas bisa dilaksanakan seminggu sekali.

“Saya merasa senang karena akhirnya ada bursa jual beli mobil second di Blora. Kegiatan ini nantinya akan memberikan wadah kepada pelaku jual beli mobil untuk saling bertemu dan melakukan transaksi dengan sehat dan kompetitif. Adanya aktivitas di Blok T disisi lain akan bisa meramaikan pedagang yang ada di sekitarnya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Peguyuban Jual Beli Mobil (PJBM) Blora Rofiq mengatakan, pelaksanaan pasar bebas mobil second untuk kali pertama ini dilaksanakan satu hari mulai 08.00 WIB hingga 16.00 WIB. Kedepan, pasar bebas akan dilaksanakan seminggu sekali. Yakni, setiap hari minggu dengan mengambil lokasi di Blok T sesuai arahan Bupati.

“Silahkan bagi masyarakat yang mau jual atau beli mobil second bisa merapat ke Blok T setiap hari minggu,” ujarnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.  

0 komentar:

Posting Komentar