Selasa, 03 April 2018

UMI Saadah (22) warga Desa Lau RT 01 RW 03, Kecamatan Dawe, Kudus, Jawa Tengah korban keracunan jamu manten, hari ini masih menjalani perawatan intensif di RSUD Loekmono Hadi Kudus. Pihaknya belum diperkenankan pulang lantaran dokter masih membersihkan sisa jamu tersebut dari dalam lambungnya.

Muhajir, Kepala Ruang Boegenvil lantai 3, tempat Umi dirawat mengatakan, secara umum kondisi Umi saat ini sudah membaik. Selang yang dipasang di mulutnya, yang digunakan untuk mengelurkan racun jamu manten, hari ini sudah dibuka oleh dokter.

"Tadi juga sudah diperkenankan untuk minum, tatapi untuk makan belum dibolehkan. Karena, dokter menyarankan agar kondisi perut tetap kosong selama masa pembuangan racun di dalam lambung," ujarnya saat ditemui di ruangannya, Selasa (3/4).
  
Rencananya, besok Rabu (4/4) dokter akan melakukan evaluasi lanjutan. Apabila hasilnya bagus, maka pasien diperkenankan untuk makan. Akan tetapi apabila kondisinya melemah, dokterakan melakukan tindakan lain.

"Kita lihat saja hasilnya besok. Secara keseluruhan, tiap hari kondisinya semakin membaik. Semoga saja besok kondisinya juga baik," harapnya.

Ditanya tentang rencana kepulangan, pihak RSUD belum bisa memastikan. Hanya, sejumlah upaya akan dilakukan untuk menjaga kesehatan pasien dan membuang racun yang ada di dalam tubuhnya.

"Untuk sementara, kami tidak bisa memastikan kapan umi akan pulang. Karen evaluasi masih terus dilakukan," tandasnya



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar