Senin, 16 April 2018

PULUHAN personel Polres Blora mengadakan razia di komplek Rutan Blora, Jawa Tengah, Minggu (15/4) malam. Razia yang dilangsungkan mendadak itu dipimpin Kabag Ops Polres Blora Kompol Zuwono itu dilakukan sekitar dua jam, hingga menjelang dinihari.

Dari pantauan di lapangan, jalannya razia itu berlangsung lancar dan tertib. Setiap sel yang diisi tahanan maupun narapidana diperiksa dengan teliti termasuk para penghuninya. Dalam operasi itu, petugas tidak menemukan benda-benda terlarang. Misalnya, handphone, senjata tajam atau narkoba.

"Kita turunkan banyak tim agar tidak ada satu sudut pun di rutan ini yang luput dari pemeriksaan. Saya sudah instruksikan agar semua sudut diperiksa," cetus Zuwono.

Meski tidak menemukan narkoba dan handphone, petugas tetap menyita alat rumah tangga dari plastik seperti baskom, mangkuk dan gelas dari dalam sel. Kendati tidak dilarang, namun benda tersebut jumlahnya dinilai berlebih sehingga bisa mengurangi kenyamanan penghuni.

Kepala Rutan Blora Yogha Aditya Ruswanto menyatakan, pihaknya sangat terbuka dengan adanya razia yang dilakukan petugas kepolisian tersebut. Sebab, kegiatan itu dilakukan guna kebaikan bersama dan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Dikatakan Yogha, razia mendadak itu merupakan program rutan selain kegiatan pengawasan rutin. Sesuai arahan Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly, dirinya menekankan semua elemen Rutan wajib melakukan pembenahan melalui Zero Hp, Zero Narkoba dan Zero Pungli.

Menurutnya, kegiatan razia itu dilakukan tanpa memberitahukan kepada pegawai rutan. Begitu muncul ide, informasi hanya diberikan kepada pejabat rutan, dan langsung berkoordinasi dengan pihak Polres Blora. Sedangkan pegawai lain diberi tahu ketika apel menjelang razia.

"Meski memang selama ini belum pernah ada temuan benda berbahaya. Namun kami akan tetap menggelar razia rutin untuk mencegah masuknya narkoba dan ponsel ke dalam rutan. Kami dan Polres Blora berencana menggelar razia mendadak secara berkala," jelasnya.

Yogha menambahkan, jumlah penghuni atau warga binaan Rutan Blora saat ini, baik tahanan dan narapidana ada 237 orang. Kondisi Rutan dinilai masih nyaman karena tidak kelebihan kapasitas.

"Rutan kami memiliki kapasitas maksimal 675 penghuni. Jadi kondisi sekarang masih nyaman, tidak penuh sesak," cetusnya.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar