Rabu, 21 Maret 2018

JENAZAH Kolonel Pnb MJ Hanafie tiba di rumah duka di Jalan Dirgantara C4 nomor 37 Lesanpuro, Kedungkandang, Kota Malang, Jawa Timur, Rabu (21/3). Jenazah diserahkan oleh TNI AU ke keluarga.

Isak tangis keluarga, kerabat dan para pentakziah pecah begitu jenazah yang berada di peti berbalutkan kain merah putih itu masuk menuju rumah duka. Ibu Hanafie, Salsih Hanifa tidak henti-hentinya meneteskan air mata melihat kepergian putranya.

Ia ditenangkan oleh putra-putrinya, kakak Hanafie. Hanafie merupakan putra ketiga dari pasangan Kapten Purnawirawan Hasan Ahmad dan Salsih Hanifa. Istri korban, Florensia Harienda juga terus meneteskan air mata sambil memeluk sang mertua.

Jenazah akhirnya diberi doa oleh keluarga. Setelah itu jenazah kembali diserahkan ke TNI AU untuk dimakamkan dengan cara militer di pemakaman Marga Baka, Lanud Abd Saleh Malang.

"Terimakasih kepada TNI AU yang telah membantu baik secara moril dan materil kepada kelurga. Kami mohon maaf jika selama hidup Hanafie memiliki dosa," kata Abdul Karim, Paman Hanafie.

Sebelumnya, kecelakaan pesawat latih aerobatik jenis Super Decathlon DL-30 dengan nomor registrasi PK-RTZ milik Genesa Flight Academy (GFA) di bandara Tunggul Wulung, Cilacap terjadi Selasa (20/3) sore. Hanafie meninggal dunia karena pesawat yang ia kemudikan jatuh.




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar