Senin, 05 Maret 2018

IMRAN (19) warga Kelurahan Sanua, Kecamatan Kendari Barat, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara ini harus berurusan dengan polisi akibat perbuatan tindak kriminalnya.

Bagaimana tidak, Imran yang berprofesi sebagai pemasang kanopi rumah ini nekat membakar rumah orang tuanya pada Selasa (27/2) lalu.

Ditemui di Polsek Kemaraya, Imran mengaku aksi nekatnya itu berawal saat kekecewaannya terhadap orang tuanya yang kerap tidak diberi makan setelah pelaku pulang dari tempat kerja.

"Saya bakar rak sepatu plastik dibelakang pintu kamar ibu saya dan rumah itu pun terbakar. Tapi memang sebelumnya, saya sudah sempat saya ancam akan bakar rumahnya," terang Imran di Polsek Kemaraya, Senin (5/3).

Kapolsek Kemaraya, IPTU Fajar yang dikonfirmasi mengenai hal ini membenarkan kejadian tersebut.

Kata dia, ibu pelaku bernama Yuliati melaporkan perihal pengancaman dan pembakaran rumah yang dilakukan oleh anaknya sendiri.

"Kita kemudian turun ke TKP untuk memastikan kejadian itu. Saat kami tiba di lokasi, teryata rumah orang tua pelaku itu sudah terbakar. Warga di sekitar TKP juga berusaha untuk memadamkan api, karena akses untuk mobil pemadam tidak mampu menjangku lokasi kejadiannya," kata Fajar.

Setelah dilakukan.pengembangan, pelaku akhirnya berhasil diringkus tepat di hari saat kejadian pembakaran tersebut.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Imran dikenakan pasal 187 KUHP subsider 188 dengan ancaman pidana 15 tahun penjara. 



Info dan foto: www.butonrayanews.co.id.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar