Jumat, 16 Maret 2018

PENUTUPAN pelabuhan penyeberangan ASDP Ketapang, akan mulai diberlakukan pada Jumat (16/3) malam atau mulai berlaku pada pukul 23.30 WIB. 

Penghentian pelayaran akan berlangsung selama 29 jam. Atau akan kembali melayani operasi penyeberangan dari Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali pada Minggu (18/3), pukul 04.30 WIB.

Keputusan jadwal penutupan ini merupakan hasil rapat koordinasi yang dilakukan para pemangku kebijakan dari Jawa Timur dan Bali pada pekan lalu. Kondisi ini menyusul adanya perayaan Nyepi Tahun Saka 1940 di Pulau Bali. 

"Kita sudah lakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait penutupan pelabuhan memperingati Hari Raya Nyepi 2018," kata Kepala PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Ketapang - Gilimanuk, Elvi Yoza, Jumat (16/3). 

Sosialisasi itu, kata Elvi, dilakukan kepada steakholder terkait dan secara langsung kepada pengemudi dan masyarakat sekitar pelabuhan. Pihak ASDP juga memberikan selebaran hingga pemasangan spanduk pemberitahuan di sejumlah titik jalan menuju Pelabuhan Ketapang maupun di Gilimanuk, Jembrana, Bali. 

"Kita juga telah menggelar kordinasi, mengantisipasi terjadinya antrean panjang, menjelang penutupan dan pembukaan kembali Pelabuhan Ketapang, sehingga kelancaran arus lalu lintas bisa dikendalikan," ungkapnya. 

Rencananya, PT ASDP Ketapang - Gilimanuk akan mengoperasikan sebanyak 32 kapal setiap hari. Selain itu menyiapkan 14 dermaga di Pelabuhan Ketapang maupun di pelabuhan Gilimanuk, Bali.  




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar