Senin, 05 Maret 2018

KOMUNITAS Fotografi Kelas Pagi Jakarta (KPJ) membuat lorong Lantai satu  Pasar Santa PD Pasar Jaya, Jl. Cisanggiri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi ruang interaksi sosial, dengan menggelar pameran foto

Kegiatan yang diikuti puluhan anggota Komunitas KPJ ini  untuk menarik perhatian pengunjung maupun pedagang. Dalam pameran kali ini mereka menampilkan hasil karya foto Human Interest.

Pameran ini menarik perhatian kalangan anak muda, bahkan ada juga warga negara asing (WNA)  datang melihat karya-karya hasil jepretan kamera.

Menurut Panitia Pameran Foto Winindiya Agustina (28),    ini pameran tugas akhir anggota baru komunitas di kelas Portrait. "Dari 20 fotografer yang ikut di sini, ada sekitar 20 karya yang lolos seleksi," ujar  Winindya.

Menurut Karyawan Swasta di bidang Pendidikan Bahasa Inggris, pameran foto tersebut dipamerkan terhitung Minggu (4/3) hingga Jumat (8/4). Alasan memilih Pasar Tradisional, karena ingin menyampaikan pesan kepada masyarakat mengenai aktifitas personal yang bisa menjadi menarik ketika dihadirkan melalui media foto. Interpretasi yang dimunculkan pun bisa bervariasi, menurut cara pandang masing-masing orang yang melihatnya.

"Ini baru pertama kalinya mendapat tantangan,  bagaimana mengekspresikan hasilnya di pasar. Pasar kan  tempatnya unik. Ibu-Ibu rumah tangga kan sering ke pasar sampai anak-anak muda. Bisa menjadi ruang interaksi sosial," paparnya anggota KPJ yang sering berkumpul di kawasan Pancoran, Jaksel.

Sementara itu Kepala Pasar Santa PD Pasar Jaya Ahmad Subhan menuturkan mendukung penuh kegiatan masyarakat selama itu membantu peran positif.

"Kami sangat mendukung kegiatan ini. Apalagi kami ingin pasar itu bukan hanya sebagai transaksi jual beli saja. Melainkan sebagai ruang interaksi sosial masyarakat. Sejumlah komunitas pun sudah mulai berkumpul di Pasar Santa," pungkas Subhan.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar