Selasa, 13 Maret 2018

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Jepara, Jawa Tengah menyita ribuan botol minuman beralkohol dari sebuah gudang, di terminal lama, Kelurahan Jobokuto RT 1 RW 4, Selasa (13/3). Kini kasus tersebut masih dalam penyidikan, sebab saat penyitaan pemilik gudang tidak berada di tempat.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Jepara Anwar Sadat mengatakan, penyitaan miras dilakukan karena mendengar adanya laporan masyarakat.

"Saat itu kami sedang melakukan patroli terkait penilaian Adipura. Saat itu kami dapat laporan dari masyarakat di pojokan belakang terminal lama (ada gudang penyimpan miras). Setelah berpatroli, kami lantas menyelidiki gudang tersebut, ternyata benar di sana tersimpan ribuan botol miras," kata dia.

Menurut dia, saat digrebeg gudang tersebut dalam kondisi lengang. Namun demikian, beberapa waktu lalu pihaknya pernah menyita 1.157 botol miras di gudang yang ada di sebelah gudang yang kini digerebeg.

"Ternyata gudang ini (yang digerebeg tahun 2018) dijadikan tempat penyimpanan miras juga. Oleh karena itu kami bawa barang bukti miras, kami amankan di kantor Satpol PP. Untuk tersangkanya diduga kuat berinisial DW," ujar Sadat.

Ia menerangkan pada penyitaan kali ini pihaknya mengamankan 1.317 miras berbagai merek. Mulai dari Proost hingga Anker Bir.

Istono Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Jepara mengatakan, pihaknya akan menelusuri pemilik miras tersebut. Menurutnya, yang bersangkutan diduga pemain lawas yang telah lama menjadi distributor minuman beralkohol.

"Ia (pelaku) diduga pemain lawas yang menjadi rujukan bagi toko-toko kecil," urai dia.

Menurutnya, tersangka akan dikenai tindak pidana ringan, karena diduga sudah berulang kali melakukan tindakan tersebut.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit. 

0 komentar:

Posting Komentar