Rabu, 21 Maret 2018

SEBANYAK 27 warga Desa Dersalam, Kecamatan Bae mengalami keracunan makanan. Diduga sumbernya berasal dari penganan yang diperoleh usai hajatan yang digelar oleh seorang warga di RT 1 RW 5 setempat.

Pasien dirawat di RSUD dr. Loekmono Hadi. Pertama kali pasien masuk pada Selasa malam sekitar pukul 20.30 WIB. Jumlahnya terus bertambah menjadi 27 orang hingga Rabu (21/3) dinihari.

Direktur rumah sakit tersebut Abdul Aziz mengungkapkan, kebanyakan pasien yang masuk ke Instalasi Gawat Darurat (IGD), mengeluh pusing dan lemas.

"Bahkan ada seorang pasien yang harus dirawat diruang intensif care unit (ICU) karena tingkat kesadarannya menurun dan responnya tidak baik," kata dia.

Sementara itu, informasi yang dikumpulkan hajatan sendiri digelar pada hari Minggu (18/3). Warga yang mendapatkan berkat (makanan hajatan) pun tak menaruh curiga akan penganan tersebut, lantas memakannya.

Adapun, gejala keracunan seperti mual dan pusing baru dirasakan warga yang mengonsumsi penganan itu, mulai Senin (19/3) sore. Kemudian, pada Selasa gejala itu mulai menguat.



Info dan foto; www.murianews.com.
Editor: Bowo.







0 komentar:

Posting Komentar