Kamis, 15 Maret 2018

PIHAK keamanan PT Krakatau Posco, Cilegon, Banten berhasil menggagalkan upaya pencurian limbah besi potongan atau scrap seberat 200 kilogram yang diselundupkan oleh EC (26) dan IK (30) di dalam bak sebuah mobil pikap saat hendak melintasi pintu Gate I, Rabu (14/3) malam.

Informasi yang dihimpun, keduanya tidak dapat mengelak setelah upayanya untuk mengelabui berhasil digagalkan petugas. Petugas mendapati scrap yang ditutupi dengan kayu triplek, hingga yang disimpan di bawah setir yang ditutupi karpet.

Panit I Reskrim Polsek Ciwandan, Iptu Sudibyo Wardoyo mengungkapkan keduanya diserahkan pada Kamis (15/3) pagi tadi berikut barang bukti dan mobil Daihatsu Grandmax dengan nomor polisi A 8011 S. "Menurut pengakuan keduanya, potongan besi itu diambil dari TPS are PCM PT Krakatau Posco," ujarnya.

Kepada penyidik, IK mengaku baru kali pertama melakukan aksi kejahatan tersebut. Ia menuturkan cukup mengetahui medan TKP lantaran sebelumnya pernah bekerja di PT Gemilang Secerah Ceria (GSC) salah satu perusahaan subkontraktor maintenance di areal pabrik baju patungan Indonesia dan Korea Selatan tersebut.

"Dulu saya pernah kerja sebagai welder di GSC. Niatnya tadi ngga maling, spontan saja pas buang puing lihat tumpukkan besi. Saya yang ngambil, teman (EC) yang nyopir. Yang dipake mobil perusahaan (GSC)," ujarnya.

Warga Kelurahan Tegal Ratu, Kecamatan Ciwandan ini menambahkan, semula barang bukti tersebut akan dijual ke sebuah lapak besi di kawasan Jublin, seharga Rp3 ribu per kilogramnya. "(hasil penjualan scrap) rencananya buat beli rokok. Soalnya gaji juga ngga cukup," ucapnya dengan nada enteng. 
 


Info dan foto; www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar