Senin, 19 Maret 2018

PERJALANAN Kereta Listrik Commouter Line dari Stasiun Manggarai menuju Stasiun Gambir hingga Stasiun Jakarta Kota, Senin (19/3) mengalami gangguan sinyal.

Akibatnya, sejumlah KRL ke arah Stasiun akhir Jakarta Kota terpaksa tertahan untuk beberapa saat  di Stasiun Manggarai, terutama dari Bekasi-Jatinegara maupun Tebet-Depok-Bogor, Jawa Barat. Petugas KRL berulangkali menyampaikan permintaan maaf kepada penumpang, karena KRL belum dapat diberangkatkan akibat gangguan dan antrean jalur di stasiun berikutnya.

Redaksi sempat berpindah dari KRL Cikarang-Bekasi ke KRL Bogor di Stasiun Manggarai. Karena, menurut petugas melalui pengeras suara, bahwa KRL di jalur dua, (dari Bogor) akan berangkat terlebih dahulu menuju Staisun Jakarta Kota. Tapi kenyataannya, KRL yang ini pun mengalami penundaan keberangkatan untuk bebebarapa saat.

"Mohon maaf, kereta Anda belum bisa diberangkatkan, karena antrean jalur di Stasiun Cikini," kata petugas KRL melalui pengeras suara.

Adanya gangguan sinyal ini, juga tersiar melalui  akun Twitter resmi PT Kereta Commuter Indonesia, @CommuterLine.
"#InfoLintas terdapat gangguan operasional persinyalan antara Stasiun Manggarai-Gambir, saat ini dalam penanganan petugas, perjalanan KA di pandu manual untuk masuk/keluar stasiun. Mohon maaf atas ketidaknyamanannya."

"Saat ini sudah selesai gangguan persinyalannya. Hanya, masih ada antrean KRL di lintas imbas kejadian tadi. Selesai perbaikan pukul 07.35 WIB, " kata VP Komunikasi PT KCI, Eva Chairunisa, kepada pers di tempat berbeda.

Eva kepada pengguna jasa angkutan massal ini menyampaikan permintaan maafnya.

Beberapa saat kemudian, perjalanan KRL dari Stasiun Manggarai – Jakarta Kota berangsur-angsur mencair dan lancar. Banyak di antara penumpang  setiba di stasiun tujuan minta surat keterangan terlambat dari PT Kereta Commuter Indonesia. Sebagaimana halnya terpantau di Stasiun Sawah Besar, Jakarta Pusat, petugas stasiun  nampaknya sudah siap di pintu ke luar untuk membagi-bagikan surat keterangan terlambat kepada penumpang yang membutuhkan.

"Surat ini menjadi alat bukti bahwa KRL yang bikin saya terlambat," kata satu pegawai swasta di kawasan Sawah Besar, Jakarta Pusat.




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar