Rabu, 21 Februari 2018

TAK melautnya nelayan lantaran cuaca buruk berimbas pada kelangkaan ikan di pasaran. Akibatnya harga ikan kini melonjak.

"Ya kalau nelayannya tidak melaut, otomatis kami juga tidak ada yang bisa dijual. Baru dua hari belakangan ini saja ada yang dijual, ini pun dapat dari nelayan asal Demak Jawa Tengah," ucap Jaruddin, pedagang ikan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara, Selasa (20/2).

Dengan kondisi seperti itu, ia pun terpaksa menaikan harga jual ikan mulai dari Rp1.000 – Rp2.000/Kg. Lantaran ikan yang diperoleh dengan harga tinggi. "Memang banyak pembeli yang keberatan. Tapi mau bagaimana lagi," tandasnya.

Menurut Jaruddin, kenaikan harga ikan terjadi pada jenis ikan yang biasa dikonsumsi masyakarat sehari-hari. "Seperti bandeng, kembung, tongkol dan ikan layang," ungkapnya.

LUAR DAERAH

Badrun, pedagang ikan lainnya di TPI Muara Baru, mengatakan, untuk ikan konsumsi harian yang ada saat ini banyak dipasok dari luar daerah seperti, Cirebon, Semarang, Demak dan Lampung. "Itupun dengan jumlah terbatas, tidak seperti biasa," katanya.

Sebagaimana diketahui, musin angin barat yang terjadi sejak beberapa bulan belakangan ini mengakibatkan nelayan tidak dapat melaut karena ombak tinggi. Tidak sedikit dari mereka, akhirnya terlilit utang untuk dapat bertahan hidup. 



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar