Selasa, 13 Februari 2018

SATU unit rumah semi permanen berukuran 6×9 meter tempat tinggalnya Wa Hapia (70) bersama dua cucunya bernama Sinar (23) dan La Aco (9) warga Desa Waraa, Rk II, Kecamatan Lohia, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, ludes akibat keganasan si jago merah, pada Senin malam (12/02) sekitar pukul 01.00 Wita.

Dalam keadaan masih syok, di hadapan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Katobu, Wa Hapia menuturkan, kejadian  yang menyebabkan rumahnya rata dengan tanah.

Sebelum kebakaran terjadi, Senin malam 12 Februari 2018, sekira pukul 22.30 Wita wanita parubaya ini mengaku, sempat memanaskan nasi di atas tungku dapur miliknya.

Namun saat usai memanaskan nasi, dirinya lupa memadamkan api di tungku tersebut.

"Saya panaskan nasi di dapur, tapi saya lupa matikan apinya," ucapnya menggunakan bahasa daerah Muna, Selasa

Wa Hapia  yang saat itu tengah beranjak tidur tidak menyadari kelalaiannya itu. Dengan mengenakan  sarung, ia bersama La Aco (cucu Wa Hapia, yang masih duduk di kelas 3 SD) keluar menyelamatkan diri.

Sementara Sinar cucunya yang satu lagi, saat itu bermalam di rumah kerabatnya, yang letaknya bersebelahan dengan kediamannya.

"Saya sudah mau tidur, tiba-tiba dengar balok jatuh. Saya lihat padahal api sudah ada di dinding dekat jendela," katanya.

Mujur saja saat itu masih ada Dodi (24) warga sekitar yang  melintas di jalan.

"Saya dari rumah teman, kira-kira jam 12 malam saya  lewat, saya lihat rumah ini sudah terbakar.  Saya langsung lari ke rumah Pak Kades, kasi tau kejadian ini. Dan  saya kembali ambil air untuk siram api di rumah ini," jelasnya.

Aksi heroik Dodi dan beberapa warga, tidak mampu menghalau ganasnya amukan api. Hanya pakaian yang ada di lemari dan beberapa berkas penting yang dapat terselamatkan.

Kapolsek Katobu Polres Muna, Iptu Hamka mengatakan,  dugaan sementara penyebab kebakaran, dari api ditungku dapur yang lupa dipadamkan pemilik rumah (Wa Hapia).

"Jadi dugaan sementara api berasal dari tungkuh di dapur yang lupa dipadamkan korban," jelasnya.

Dua unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Muna diterjunkan di lokasi kejadian,dan di TKP kepolisian telah memasang garis polisi.

Dalam kejadian ini kerugian ditaksir sekitar  Rp.150.000.000.




Info dan foto: www.sultraline.id.
Editor: Ferry.

0 komentar:

Posting Komentar