Jumat, 02 Februari 2018

RATUSAN warga korban angin puting beliung di 5 RW, Kelurahan Pulau Panggang, Kepulauan Seribu, berharap bantuan material bangungan berupa asbes dan kayu. Lantaran, hampir sebagaian atap rumah mereka rusak saat kejadian tersebut.

"Kami hanya mikirkan kalau hujan dan malam bagaimana, karena atap rumah jebol tersapu angin. Dan yang kami butuhkan saat ini asbes berikut kayu-kayunya, buat kembali nutupin atap," ucap Teguh, satu korban, Jumat (2/2).

Warga RW03, Kelurahan Pulau Panggang, tersebut mengaku saat kejadian tengah tertidur. "Tiba-tiba saja ada keributan dari luar rumah, sebagain ada yang berteriak-teriak angin," jelasnya. Tidak lama, atap rumahnya pun ikut tersapu hingga beberapa asbes berterbangan.

Sebelumnya, angin puting beliung melanda pemukiman warga di Kelurahan Pulau Panggang, Jumat (2/2) sekitar pukul 03:00. Selain merusak puluhan atap rumah warga, kejadian tersebut juga mengakibatkan sejumlah pohon tumbang dan listrik di pulau tersebut padam.

INSTRUKSIKAN

Bupati Kepulauan Seribu, Irmansyah, mengatakan tercatat 73 rumah mengalami rusak terkena dampak akibat angin puting beliung. "Dengan jumlah jiwa sebanyak 319 orang, dan kita pastikan tidak ada korban jiwa,"jelas mantan Wakil Walikota Jakarta Selatan, tersebut.

Dirinya pun telah mengintruksikan seluruh instansi terkait untuk, membantu warga yang terkena angin puting beliung tersebut. "Beberapa bantuan seperti terpal, dan tenda sudah kita distribusikan ke lokasi," paparnya. Untuk dapur umum sendiri, akan dibangun bila warga tidak dapat menempati rumah.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar