Kamis, 08 Februari 2018

TAMAN Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) berhasil merekam hewan langkah khas hutan Jawa yakni macan tutul atau dikenal Panthera Pakus. 

Hewan langka itu tertangkap kamera penjebak atau trap camera yang dipasang petugas di Kawasan Kali Glidik pada akhir bulan Januari 2018 lalu. 

"Saat kita ambil kamera penjebak itu, kok menangkap macan tutul," kata Budi Mulyato, Kabid TNBTS Wilayah 2 kepada wartawan, Rabu (7/2).

Lanjut dia, pihaknya memasang 6 kamera penjebak di Kali Glidik yang diduga menjadi jalur hewan khas hutan Semeru. Akhirnya, dipilih sejumlah tempat yang awalnya ditemukan seperti sisa makanan dan kotoran hewan langka. 

"Dari rekaman kamera, ada macan tutul dan kumbang," paparnya. 

Dari penemuan hewan langkah masih hidup di hutan Semeru, tambah Budi, ekosistem masih terjaga. Karena, tidak ada tangan manusia yang menjangkau atau memburu hewan khas Pulau Jawa itu. 

"Inilah kekayaan hayati alam Pulau Jawa di hutan di kaki Gunung Semeru," pungkasnya. 

TNBTS akan menambah 15 kamera lagi untuk melacak hewan langkah yang masih hidup atau bermukim di Semeru.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Ibnu.

0 komentar:

Posting Komentar