Rabu, 07 Februari 2018

BERAGAM cara dilakukan warga agar kerusakan insfrastruktur jalan dan jembatan di wilayahnya bisa segera dapat perhatian pemerintah setempat. Misalnya, dengan menami pisang pada lokasi kerusakan infrastruktur.

Selain itu, ada juga cara terbaru yang dilakukan warga agar kerusakan infrastruktur segera ditangani. Upayanya, dilakukan dengan memanjatkan doa pada titik kerusakan.

Hal inilah yang dilakukan seorang pria yang mengharapkan agar segera dilakukan perbaikan jembatan berlubang di Desa Sambongbangi, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Selasa (6/2). Aksi yang dilakukan pria bernama Tri Arianto itu bahkan sempat diunggah dalam akun media sosial dan mendapat banyak respon dari warganet.

Jembatan sepanjang 25 meter yang mengalami kerusakan itu berada di Dusun Kedungmacan. Kerusakan jembatan dengan lebar 3,5 meter itu berada pada bagian landasan.

Pada bagian tengah landasan jembatan terdapat lubang cukup besar. Ukurannya hampir mencapai 1 meter persegi. Dalam lubang itu masih terlihat besi penahan landasan yang dibuat dengan konstruksi beton.

Jembatan tersebut merupakan akses vital karena jadi penghubung antar desa. Selain itu, jembatan tersebut juga jadi akses utama menuju desa-desa di wilayah Kecamatan Gabus bagian utara. Seperti, Desa Banjarejo dan Karangrejo.

"Lubang pada jembatan sudah muncul sekitar tiga tahunan. Sempat ditutup tetapi tidak bisa tahan lama. Landasannya perlu dibongkar dan dibangun ulang. Sengaja saya berdoa disini supaya jembatan segera diperbaiki," kata Tri Arianto.

Permintaan perbaikan jembatan sudah dilaporkan pada dinas terkait. Namun, sejauh ini perbaikan landasan secara permanen belum terealisasi.

"Lubang pada jembatan itu sudah berulangkali bikin pengendara terperosok. Soalnya, dari kejauhan lubangnya tidak kelihatan. Bagi pengendara yang tidak pernah lewat sini, tidak tahu kalau ada lubang dibagian tengah," imbuhnya.



Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ferry.


0 komentar:

Posting Komentar