Rabu, 24 Januari 2018

DIPASTIKAN tak banyak yang tahu keberadaan nilai sejarah tiang listrik setinggi 7 meter yang masih berdiri kokoh di trotoar Jalan Raya Kartini persis di ujung Jalan Raya Pemuda, Depok. Ternyata, itu merupakan tiang listrik pertama di Depok, dibangun sejak jaman Belanda.

Tiang ini merupakan tiang listrik untuk pembagi aliran listrik ke rumah warga di jaman Belanda. Kini sudah didata oleh Pemkot Depok, dan masuk dalam 57 bangunan tua bersejarah, dan segera dipugar.

"Selain 57 bangunan tua bersejarah yang akan dipugar dan diperhatikan juga tiang litsrik yang ada di pertigaan Jalan  Raya Kartini dan Jalan Raya Pemuda akan diperbaiki atau dijaga," kata Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) Kota Depok Wijayanto, Rabu (24/1).

Kondisinya memang sangat memprihatinkan karena hampir seluruh badan tiang besi tersebut penuh bekas tali tambang maupun rapiah yang dipergunakan untuk memasang spanduk maupun poster oleh orang tidak bertanggung jawab. Nantinya, akan dicat atau diperbaiki ulang agar terjaga dan terlihat keberadaanya.

Hampir sebagian besar warga sekitar yang kebanyakan pendatang tidak mengetahui bahwa tiang listrik yang diatasnya berbentuk kerucut dan memiliki beberapa jalur aliran listrik tersebut adalah tiang listrik pertama atau utama menyebarkan aliran listrik saat itu, katanya.

Sementara itu, anggota DPRD Propinsi Jawa Barat, Hasbullah, beberapa waktu lalu, mengakui sangat prihatin dengan banyaknya bangunan kuno atau bersejarah di Kota Depok yang tidak terawat maupun terpelihara salah satunya tiang litsrik di pertigaan Jl. Raya Kartini dan Jl. Raya Pemuda.

"Tiang listrik yang berdiri di trotoar harus dipertahankan karena tiang listrik utama dan pertama membagi aliran ke warga Depok Lama di jamannya," katanya.




Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Adit. 

0 komentar:

Posting Komentar