Senin, 08 Januari 2018

SETELAH dilakukan pencarian lagi, akhirnya Irwansani (19) pemuda asal Dusun Ngareslor, Desa Ngareskidul, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur ditemukan. 

Korban ditemukan dalam keadaan meninggal 15 km dari lokasi korban hanyut. Kali pertama, korban yang sebelumnya hanyut terbawa pusaran air sungai di Dusun Banci, Desa Kemantren, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto ditemukan oleh salah satu penambang pasir. 

Korban ditemukan di sungai Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Penambang pasir yang menemukan jazad korban, Sumarno mengatakan, ia bersama para penambang pasir lainnya sedang mencari pasir di muara Kali Mas tepat di Dusun Kedungsumber, Desa Canggu, kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. "Sekitar jam 10 an," ungkapnya, Senin (8/1).

Saat ia sedang menggali pasi, tiba-tiba terlihat jazad korban mengapung di tengah tengah pusaran sungai. Sebelumnya, Sumarno tak menyangka yang dilihatnya adalah jazad korban. Ia bersama sesama penambang pasir melakukan pengecekan.

"Setelah tahu itu mayat orang, saya panggil teman saya dan berusaha membawa mayat tersebut ke pinggir sungai. Setelah berhasil dibawa ke pinggir sungai kemudian oleh petugas dibawa ke rumah sakit," katanya.

Sementara itu, sejumlah kepolisian, TNI, Basarnas, anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto yang pencarian dan  penyisiran di lokasi kejadian langsung membawa jazad korban. Jazad korban dibawa ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg.




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar