Senin, 08 Januari 2018



EMPAT desa di Kabupaten Kediri, Jawa Timur terendam banjir. Penyebabnya, air sungai meluap karena tidak mampu menampung air kiriman.

Banjir ini terjadi di Kecamatan Papar, Kabupaten Kediri. Empat desa masing Desa Papar, Janti, Kepuh dan Pohjajar. Air banjir dengan ketinggian bervariasi antar 50 centimeter hingga satu meter di jalan-jalan desa.

Banjir ini diakibatkan meluapnya Sungai Tempuran yang melintas di Desa Papar. Lokasi luapam merupakan titik pertemuan empat sungai dari wilayah Kecamatan Pagu, Kayen Kidul dan Plemahan.

Endang, warga setempat mengaku, sebelum banjir wilayah Kabupaten Kediri sejak Sore hari turun hujan yang cukup lebat, hingga malam hari. Air banjir mulai masuk rumah-rumah warga sejak pukul 00.00 WIB.

"Hingga saat ini air di sebagian wilayah yang terdampak banjir mulai surut," kata Endang, Senin (8/1).

Menurut AKP Jupri Watratan, Kapolsek Papar, pihaknya saat ini masih melakukan pendataan, dan belum diketahui pasti jumlah rumah warga yang terendam banjir. Namun diperkirakan ratusan rumah. Ketinggian air di dalam rumah warga mencapai 30 cm yang saat ini mulai surut.

Sementara itu hingga saat ini sebagain warga masih membersihkan dan mengevakuasi barang dan perabotan rumah tangga ketempat yang lebih tinggi. Menurut warga daerah mereka langganan banjir hampir setiap tahun dan baru kali ini terjadi banjir sepanjang musim penghujan kali ini.



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit.

0 komentar:

Posting Komentar