Senin, 08 Januari 2018

RIBUAN nelayan cantrang asal Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Senin (8/1) kembali turun ke jalan untuk menggelar aksi demonstrasi. Mereka tetap menolak kebijakan tentang pelarangan cantrang, karena dianggap akan menghilangkan sumber kehidupan nelayan.

Kali ini mereka menggelar demo di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan Satuan Kerja Pengawasan Sumberdaya Kelautan dan Perikanan Juwana, Pati.

Koordinator aksi Rasmijan, menyebutkan jumlah masa yang ikut aksi mencapai 2 ribuan nelayan. Semuanya menurut dia, merupakan korban dari kebijakan larangan cantrang.

"Ini aksi kesekian kalinya kami laksanakan. Kami tak akan bosan aksi agar cantrang diperbolehkan kembali," katanya kepala awak media saat aksi.
 
Ia menyebut, selama cantrang dilarang beroperasi banyak nelayan yang menganggur. "Cantrang  harus segera dilegalkan, supaya kami tidak nganggur lagi," tuntutnya.

Dia menyebutkan, jumlah kapal cantrang di Juwana mencapai 150-an kapal dengan ribuan anak buah kapal. Semuanya sudah nganggur, sejak sebelum Desember 2017 lalu. Akibatnya para nelayan bingung memenuhi kebutuhan hidup.

Nahkoda Kapal Cantrang, Nahwi, menambahkan selama ini nelayan sudah cukup menderita. Dengan adanya kebijakan tersebut, membuat nelayan makin sengsara.

"Apa pemerintah mau membuat kami para nelayan menderita dan miskin. Padahal kami itu nelayan Indonesia, bukan asing," imbuhnya.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar