Jumat, 26 Januari 2018

CUACA ekstrem yang melanda wilayah Banten dan sekitarnya telah mengakibatkan kerusakan di beberapa titik. Kerusakan mulai dari pohon tumbang hingga papan reklame politik salah satu kandidat Pilakda Kota Serang copot. Bahkan di beberapa wilayah khususnya di Kabupaten Serang beberapa unit rumah ambruk.

Hujan disertai angin kencang masih akan melanda Provinsi Banten. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Klas I Stasiun Serang kecepatan angin mencapai 25 knot per jam.
 
Prakirawan BMKG Klas I Stasiun Serang, Trian Asmarahadi, mengatakan kecepatan angin yang cukup tinggi beberapa hari terakhir di wilayah Indonesia bagian selatan (khususnya Banten) dipicu oleh besarnya selisih tekanan udara antara dataran Asia dan Australia.

Hal tersebut, menurut Trian, tidak lepas dari pengaruh posisi gerak semu tahunan matahari yang saat ini berada di selatan ekuator. Pengaruh gerak matahari tersebut mengakibatkan bumi bagian selatan ekuator menjadi lebih panas dan tekanannya relatif lebih rendah dibandingkan bumi bagian utara ekuator," kata Trian Jumat (26/1).

Pantauan di Jalan Brigjen Syamun sebuah pohon tumbang menimpa satu unit rumah dan merusak pagar. Hasim, warga setempat mengatakan kejadian tersebut terjadi malam hari tadi. "Anginnya kenceng banget semalam. Pagi liat udah ambruk. Rumah yang di seberang ketimpa. Gentingnya rusak," kata Hasim.

Kapolsek Serang, Kompol Irwanda membenarkan peristiwa tersebut. Beberapa reklame yang copot sudah disingkirkan dari jalan raya. Sementara pohon yang tumbang belum dievakuasi hingga saat ini.

Di tempat lain di Kampung Babakan RT 04 RW 01, Desa Gunungsari, Kecamatan Gunugsari, Kabupaten Serang rumah semi permanen milik Juber rusak berat akibat diterpa angin. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.



Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar