Senin, 22 Januari 2018

SEBANYAK 30 petugas gabungan dikerahkan di sekitar lokasi robohnya box girder proyek light rail transit (LRT) di Jalan Kayu Putih Raya, Pulogadung. Ini untuk mencegah timbulnya kemacetan akibat adanya puing-puing box girder yang belum dievakuasi.
 
Pantauan di lokasi, petugas gabungan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur dan Satpol PP mengatur lalu lintas dan mengamankan lokasi. 

Kondisi lalu lintas di lokasi cukup padat karena terjadi penyempitan jalan terkait adanya proyek LRT tersebut. 

Kepala Seksi Lalu Lintas Sudin Perhubungan Jakarta Timur mengatakan, Andreas Eman mengatakan, sejauh ini tidak dilakukan rekayasa lalu lintas. Sebab kondisinya masih terbilang normal. Kendati demikian, pihaknya mengerahkan personil bergabung dengan Satpol PP untuk mengatur lalu lintas.

"Tidak ada pengaturan lalu lintas karena belum ada evakuasi box girder. Namun kita kerahkan 30 personel gabungan untuk mengatur lalu lintas," ujar Andreas, Senin (22/1).

Menurutnya, jika proses evakuasi box girder dilakukan maka kemungkinan akan diberlakukan rekayasa lalu lintas. Sebab harus menggunakan alat berat, crane dan sejenisnya.




Info dan foto: www.beritajakarta.com.
Editor: Ferry. 

0 komentar:

Posting Komentar