Rabu, 03 Januari 2018

NASIB tragis dialami oleh pencari ikan di Ngawi. Adalah Mulyadi (34) warga Desa/Kecamatan Gerih, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur. 

Awalnya korban berangkat ke sungai Jublek dengan membawa setrum ikan, Rabu (3/1) pagi sekitar pukul 06.00 wib. Namun, pada pukul 09.30 wib, salah satu tetangga, Samirin  melihat alat setrum korban di dalam air dekat jembatan bambu tempat penyebrangan orang.

"Saksi itu tidak melihat korban di lokasi. Akhirnya mencari-cari karena takut kenapa-kenapa," kata Kapolsek Gerih, AKP Munadji, Rabu (3/1) sore.

Saksi tersebut, lanjut dia, terkejut, karena korban ditemukan dalam keadaan tengkurap di dalam air. Dengan keadaan tidak bernyawa.

"Perkirakan korban  terpeleset dari atas jembatan karena tersengat setrum yang dibawa korban dari atas jembatan bambu sehingga korban jatuh ke dalam air sehingga mengakibatkan korban meninggal," terangnya.

Pun dari hasil medis Dokter Puskesmas Widodaren Dr. Oong Murbianto korban murni karena kecelakaan dan tdk ada unsur - unsur kekerasan/peganiayaan. Dan keluarga korban sudah menerima kejadian tersebut sebagai kecelakaan. 



Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Bowo.




0 komentar:

Posting Komentar