Kamis, 25 Januari 2018


LOKASI penampungan sampah di Tanah Merah, RW07, Kelurahan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, dikeluhkan warga lantaran menimbulkan bau busuk. Laporan tersebut, pun langsung ditindak-lanjuti Sudin Lingkungan Hidup (LH) dengan mengecek lokasi.

Kepala Seksi Pengendalian Limbah B3 Sudin LH Jakarta Utara, Ceffi, membenarkan kegiatan dilakukan atas adanya laporan warga terkait bau yang diakibatkan lokasi penampungan sampah.

“Ya ini kita lagi cocokan dulu, apa yang ada di lokasi dengan laporan warga sesuai apa tidak,” ungkapnya.

Menurut laporan yang diterima Sudin LH Jakarta Utara, sambung Ceffi, selain bau busuk warga pun mengeluhkan saluran air yang ada di sekitar banyak dipenuhi sampah saban harinya.

“Dari pengecekan sejauh ini, sampah sudah dikelola dengan baik. Namun memang untuk legalitas lokasinya ini kita pertanyakan,” jelasnya.

Nantinya, apa saja yang ditemukan di lokasi tersebut akan dilaporkan dan dirapatkan di tingkat Kota. “Baik itu sisi positif maupun sisi negatif dari keberadaan tempat penampungan sampah, kita laporkan. Bagaimana hasilnya, mungkin nanti Pak Wali (Walikota Jakarta Utara, red) sendiri yang memutus,” paparnya

Ribut, salah satu penanggung jawab tempat penampungan sampah tersebut, mengaku keberadaan lokasi penampungan sampah yang dikelola secara swasembada itu telah mereduksi ratusan kilo sampah di wilayah Jakarta Utara. “Bukan hanya itu, keberadaannya pun menjadi lahan lapangan kerja bagi warga pengangguran.



Info dan foto: www.poskotanews.com.
Editor: Bowo.

0 komentar:

Posting Komentar