Kamis, 18 Januari 2018

SUASANA Dusun Beber, Desa Mayahan, Kecamatan Tawangharjo mendadak jadi heboh, Rabu (17/1). Hal ini menyusul adanya teriakan minta tolong karena ada orang yang ditemukan gantung diri sekitar pukul 15.30 WIB.

Tak ayal, teriakan ini langsung menyebabkan puluhan warga setempat berhamburan ke lokasi kejadian. Tempat terjadinya peristiwa bunuh diri berada di sebuah rumah kosong yang selama ini digunakan untuk menyimpan pakan ternak.

Pelaku bunuh diri diketahui bernama Sri Mulyati (45), warga setempat. Janda tiga anak itu gantung diri menggunakan tambang plastik yang dikaitkan belandar bagian tengah.

Saat ditemukan, sudah tercium bau menyengat. Diperkirakan, korban sudah melakukan bunuh diri beberapa hari lalu.

"Saya terakhir ketemu hari Sabtu sore kemarin. Waktu itu, dia masih jualan lontong di rumahnya," kata Susilo (65), kakak kandung korban, saat ditemui di kamar jenazah RSUD Purwodadi petang tadi.

Susilo merupakan orang yang pertama kali mengetahu peristiwa bunuh diri tersebut. Ceritanya, ia sore tadi hendak mengambil pakan ternak berupa kulit kacang hijau yang sudah dikemas dalam karung dan disimpan di rumah kosong tersebut.

Saat sampai di depan pintu, ia sempat mencium bau menyengat. Ketika pintu dibuka, Susilo sontak kaget. Soalnya, ia mendapati tubuh adiknya sudah terlihat kaku dengan leher terjerat tambang plastik.

"Saya kaget sekali ketika buka pintu. Saya tidak menyangka terjadi peristiwa menyedihkan ini," katanya.

Kades Mayahan Saerozi menyatakan, pihaknya langsung melaporkan kejadian itu pada Polsek Tawangharjo. Dari hasil pemeriksaan polisi, korban meninggal karena bunuh diri dan tidak ditemukan tanda penganiayaan.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar