Kamis, 25 Januari 2018

ENAM orang gelandangan yang tertidur di kolong jembatan diamankan petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat pada Kamis (25/1). Mereka tidur di kolong jembatan Jl. Pangeran Diponegoro, Jakarta Pusat atau di belakang  Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo.

Petugas P3S Suku Dinas Sosial Jakarta Pusat, Fatmawati mengatakan, gelandangan tersebut diamankan ketika petugas sedang melakukan Penertiban Trotoar Gabungan Kecamatan Senen yang dipimpin oleh Camat Senen bersama dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP.

"Gelandangan itu terdiri dari dua orang perempuan dan empat laki-laki," ujar Fatmawati saat melakukan penertiban gabungan.

Ia melanjutkan, ketika ditanya pekerjaan, ternyata memang gelandang tersebut tidak mempunyai pekerjaan. Untuk kebutuhan sehari-hari mereka mengamen dari kendaraan bermotor yang lewat.

"Mereka menunggu lengahnya petugas. Kayaknya mereka juga main kucing-kucingan dengan petugas," kata Fatmawati.

Gelandangan itu beberapa berasal dari Indramayu dan ada juga yang dari Tanah Abang. Namun kebanyakan mereka tidak memiliki KTP atau kartu identitas lainnya.

Saat ini gelandangan tersebut telah dibawa ke Panti Sosial Bina Insan Bangun Daya 1 Kedoya Jakarta Barat. Mereka akan diberikan pembinaan agar hidup normatif dan tidak kembali menggelandang di Jakarta.

Selain melakukan penertiban di kawasan Jl. Diponogoro, Jakarta Pusat. Petugas gabungan juga menyisir kawasan-kawasan yang dianggap rawan PMKS. Mulai kawasan Taman Ismail Marzuki, Senen Stasiun Gondangdia dan seterusnya.

Penertiban ini bertujuan untuk membersihkan trotoar dari orang-orang atau pedagang yang mengakibatkan alih fungsi trotoar sehingga keamanan dan kenyamanan pejalan kaki terganggu.

"Petugas P3S ikut berperan aktif sesuai fungsinya untuk mengamankan dan melakukan penjangkauan PMKS bila mengganggu kenyamanan warga," ungkap Fatwamati.




Info dan foto: Redaksi.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar