Jumat, 05 Januari 2018

SEBUAH coklat berisi mur baut dan serpihan tali plastik ditemukan di Kantin Sekolah MI Matholibul Huda Mlonggo. Mengetahui hal itu, pihak sekolah langsung menyetop peredaran kudapan tersebut agar tak sampai membahayakan siswanya.

"Iya betul, ada coklat di kantin sekolah yang berisi material, seperti tali rafia, ring baut, dan potongan plester didalamnya," ujar Muhammad Syaiful Anam, guru kelas di MI MH Mlonggo, Jumat (5/1).

Menurutnya, temuan itu kali pertama diketahui dari laporan siswa, Kamis (4/1). Setelah diteliti, ternyata benar coklat-coklat berwadah alumunium foil warna emas itu berisi material tak lazim. Sementara di wadah pembungkus tidak ditemukan adanya merek penganan, hanya bertuliskan "Aneka Coklat Buatan Bandung".

Setelahnya, pihak sekolah lantas menyita seluruh persediaan coklat batangan seharga Rp 500 per biji itu. Dari hasil penyelidikan, coklat-coklat itu dibeli di Pasar Mlonggo.
 
"Jadi di sekolah kami ada kantin, yang kemudian membeli coklat dari pasar. Pembelian itu baru sekali dilakukan. Namun ternyata, saat kami temukan ada material tersebut," tambahnya.

Mengetahui hal itu, pihak sekolah kemudian melaporkan kejadian itu kepada kepolisian setempat. Barang bukti berupa dua bungkus (12 biji) coklat diberikan kepada petugas Bhabinkamtibmas Polsek Mlonggo.

Terkait hal itu, sekolah lantas mengambil tindakan tegas tidak memperbolehkan penjualan coklat semacam itu di kantin.

"Di kantin milik sekolah kami sebenarnya penganannya bikin semua, terkait coklat itu sebenarnya selingan. Namun tak disangka, kami menemukan adanya material tersebut. Lalu kami stop peredarannya dan mengimbau tak jual lagi coklat yang tak bermerk seperti itu," tutur Anam.

Lebih lanjut, ia menyebut selama ini kantin menjual penganan yang dimasak sendiri‎.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Ibnu.


0 komentar:

Posting Komentar