Senin, 08 Januari 2018

ASMIR (39), warga Kecamatan Jawilan, Kabupaten Serang, Banten sudah hampir 14 tahun menderita lumpuh. Ia tak lagi bisa bebas bergerak menjalankan aktivitasnya. Yang lebih memprihatinkan, tubuh ringkih Asmir kini hanya bisa berdiam diri di dalam gubuk kecil yang tampak kumuh. Ia hanya bisa duduk atau tertidur di gubuk berbilik bambu yang berada persis di belakang rumah orangtuanya. Saat musim hujan, air menembus atap gubuknya yang bocor.

Rumah orangtua Asmir hanya beberapa langkah dari gubuk yang ditempatinya. Kondisi rumah orangtuanya sudah permanen.

Umiyati (66), ibu Asmir menceritakan bahwa anaknya mengalami lumpuh sekitar tahun 2004. Kala itu Asmir masih bekerja di sebuah pabrik di Jawilan.

Suatu saat, Umiyati melihat anaknya berjalan tertatih-tatih. Kaki anaknya tampak pincang saat berjalan. Bahkan keesokan harinya, Asmir tak sanggup lagi berjalan.

Keluarga berupaya mengobati Asmir dengan berobat ke rumah sakit di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak. Pengobatan alternatif pun dilakukan namun kondisi Asmir tak kunjung membaik.

"Berobat ke Rangkas, dukun udah.  Pengen anak sembuh," kata Umiyati kepada wartawan di Jawilan, Senin (8/1).

Semula Asmir masih tinggal serumah dengan anggota keluarga lainnya. Pada 2008, saat dapur rumah Umiyati roboh, Asmir dipindahkan ke gubuk di belakang rumah. Asmir tinggal seorang diri di gubuk rombeng tersebut.

Kondisi fisik Asmir berpengaruh pada psikologinya. Terkadang Asmir menjadi pendiam namun juga menjadi sangat pemarah apabila permintaannya tak dipenuhi.

Keluarga terpaksa menempatkan Asmir di gubuk. Mereka tak sanggup memindahkan Asmir. Selain karena semakin pemarah, keluarga pun bingung mau menempatkan ke mana. Tawaran agar masuk ke dalam rumah selalu ditolak, Asmir sudah semakin sulit diobati. Umiyati kini hanya mampu memberi makan Asmir. Ia sudah tak sanggup memberikan pengobatan.

Asmir sudah terdaftar sebagai salah satu penerima jaminan kesehatan nasional (JKN). Namun, karena terbentur ongkos, keluarga tak sanggup membawanya ke rumah sakit.  "Meskipun dibawa nggak bakalan mau, kalau dibawa dia ngamuk," katanya.




Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar