Selasa, 12 Desember 2017

APARAT Polsek Kaliori, tengah memburu pemilik ratusan bungkus terumbu karang yang diduga ilegal. Terumbu karang itu ditemukan tergelat di halte tepi jalan pantura, di sebelah utara masjid Desa Tambak Agung, Kaliori, Rembang, Jawa Tengah, Jumat (8/12) lalu.

Kapolsek Kaliro, AKP Susatyo mengatakan, penemuan terumbu karang sekitar pukul 13.30 WIB. Ia menyebut ada 332 terumbu karang yang dibungkus dalam plastic.

"Saat itu ada perangkat desa, Pak Sutomo lewat di depan masjid. Dia mengaku melihat di halte depan masjid ada dua mobil pikap parkir bersama Avanza menurunkan lima kardus besar dengan tertutup rapi dan terlihat mencurigakan," katanya, Selasa (12/12).

Karena merasa curiga, ia mengajak sejumlah warga untuk memeriksa kardus-kardus tersebut. Ternyata saat dibuka, isinya adalah terumbu karang yang masih hidup.

Temuan itu pun langsung dilaporkan ke pihak kepolisian. Kapolsek menyebut, pihaknya telah meminta keterangan sejumlah saksi, dan tengah memburu mobil yang digunakan untuk mengangkut terumbu karang itu.

Sementara untuk menjaga terumbu karang itu agar tak mati, pihaknya menggandeng Dinas Kelautan dan Perikanan Jateng dan Kabupaten Rembang untuk menanam ratusan terumbu karang tersebut.

"Ratusan terumbu karang itu kami tanam di wilayah perairan Pulau Gede di Dukuh Wates, Desa Tasikharjo Kecamatan Kaliori," pungkasnya.




Info dan foto: www.murianews.com.
Editor: Adit.


0 komentar:

Posting Komentar