Senin, 04 Desember 2017

SATUAN Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Cilegon, merazia PNS yang keluyuran saat jam kerja. Petugas merazia abdi negara di sejumlah mall di Kota Baja, Senin (4/12).

Ada sekitar belasan pegawai terjaring dalam razia tersebut. Petugas kemudian memberikan teguran dan mencatat identitas pegawai yang kemudian dilaporkan ke Dinas Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon, Banten. 

Saat melakukan razia bahkan petugas dibuat kewalahan karena PNS yang hendak dirazia berusaha kabur dari kejaran petugas.

Kepala Satpol-PP Kota Cilegon, Juhadi M Syukur mengatakan, razia tersebut dalam rangka penegakan disiplin pegawai terutama disaat jam kerja.

"Kita razia pegawai yang keluyuran saat jam kerja. Jadi kita tetap dalam penegakan Perda, menegakkan kedisiplinan para PNS, jadi kita turun," ujar Juhadi.

Juhadi mengaku program razia pegawai tersebut sudah berkoordinasi dengan BKPP. Sehingga pihaknya turun merazia pegawai yang melanggar ketentuan.

"Sebenarnya programnya dari kemarin, mensinergikan dengan BKPP, namun ternyata ada program sendiri-sendiri. Jadi, bila kita saatnya turun, ya turun," terangnya.

Dikatakan Juhadi, dalam penegakan disiplin pegawai pihaknya bukan hanya menindak pegawai yang berada di mall, melainkan juga di tempat lainnya yang berpotensi menjadi tempat nongkrong pegawai.

"Kita bukan hanya menindak PNS di mall-mall, tapi juga ada di jalan, di pasar saat jam kerja kita tindak. Kita tanyakan ada tugas luar atau sedang apa," ucapnya.

Dalam razia yang dilaksanakan Satpol-PP, lanjutnya, pihaknya mengamankan banyak pegawai yang melanggar kedisiplinan. Kemudian pihaknya memberikan teguran.

"Pegawai yang terkena razia kita laporkan ke BKPP supaya ditindak dan diberikan pembinaan. Tadi banyak yang kita amankan, kita catat dan kita laporkan. Razia ini akan kita lakukan rutin," imbuhnya. 




Info dan foto: www.bantennews.co.id.
Editor: Bowo.


0 komentar:

Posting Komentar