Selasa, 12 Desember 2017

DATA terbaru warga Dusun Tegal, Desa Manguharjo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, yang mengungsi sebanyak 260 warga hingga hari ini, Selasa (12/12). Mereka mengungsi karena retakan tanah di lokasi semakin melebar. Dari yang semula 1 meter menjadi 2 meter.

"Memang awalnya data warga yang mengungsi 305 orang. Tapi yang terupdate 260 warga. Itu data terakhir. Sudah kami verifikasi," kata Dandim 0801 Pacitan Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang.

Dia mengaku, saat ini, sistemnya pengungsi laki-laki kembali ke rumah. Untuk bekerja seperti mencari pakan. Sore harinya kembali ke pengungsian. "Itu kesepakatan dari kami. Agar warga tetap bekerja tapi juga mengungsi agar tidak jatuh korban," terangnya.

Diberitakan sebelumnya, Retakan yang terjadi di Dusun Tegal, Desa Mangunharjo, Kecamatan Arjosari, Kabupaten Pacitan membuat ratusan jiwa diharuskan mengungsi.

Puluhan warga sudah mulai mengungsi sejak Minggu (10/12/2017) malam. Pun puluhan warga lainnya masih bertahan karena menganggap tidak berbahaya.

Anggota Kodim, Polres, BPBD pun harus turun ekstra. Puluhan anggota tiga instansi tersebut harus membujuk agar warga mengungsi ke tempat yang dianggap aman.

Pemindahan warga dari rumah ke pengungasian pun berlangsung dramatis. Ada yang harus dinaikkan sepeda motor, digendong sampai ditandu. "Jadi memang dari malam sudah mulai pindah warga. Tapi tidak semuanya. Ratusan warga yang mengungsi, namun ratusan lain juga bertahan," terang Dandim 0801 Letkol Kav Aristoteles Hengkeng Nusa Lawitang, kepada beritajatim.com, Senin malam.

Dia mengaku, proses evakuasi berlangsung dari pagi sekitar pukul 05.00 wib sampai siang sekitar 14.00 wib. "Semua warga sudah kami ungsikan," pungkasnya.




Info dan foto: www.beritajatim.com.
Editor: Adit. 

0 komentar:

Posting Komentar